Rienayesha's Raindrops & Hi Heels

Selembar tissu kusut di meja

December23

Selembar tissue itu sudah tak berbentuk lembaran lagi, tapi sudah berupa gumpalan2 kusut hasil dari apa yang tanganku lakukan. Sejak dari pagi sebenarnya sudah ada beberapa lembar tissu yang bernasib sama, hanya saja lembar terakhir ini masih betah di genggaman tanganku.

Read the rest of this entry »

Doa untuk sahabatku…

September18

Hari ini longgar seperti biasa, alhamdulillah. Dan seperti biasa juga ku berlomba dengan waktu berusaha untuk mengubah detik-detik membosankan di depan mataku menjadi menyenangkan, menyulut semangatku sendiri. Setelah buku tak berhasil.. akhirnya aku putuskan membuka file-file lama yang kali ini berisi puisi, tema yang masih mengepulkan asap di kepalaku… Read the rest of this entry »

Bismillah…

May23

Bismillah…. mungkin ini yang pertama kali harus aku ucapkan untuk memulai blog ini. Ya…. karena sebuah harapan untuk menjadi aku yang lebih baik mengiringi gerakan jemariku. Harapan agar esok hari lebih banyak lagi kutemukan kesadaran tentang kemana arah pencarianku.

Blog ini bukan yang pertama aku miliki sejak pertama berkenalan dengan “cyber community” diakhir tahun 2004, dan dari blog2 yang sebelumnya aku belajar banyak tentang menjadi seorang ‘rien’ yang pada akhirnya ‘antara ada dan tiada’ ditengah komunitasnya karena sebuah pilihan bernama ayesha. Tak kuselali, karena segala pilihan memang selalu diiringi dengan konsekuensi, dan kuharap.. pilihanku untuk terdampar disini adalah awal yang baik untuk hari2ku yang selanjutnya.

Ayesha masih disini, tapi halaman baru ini juga akan tetap bernadi… InsyaAllah.

posted under Renungan | 6 Comments »
Newer Entries »