April27
Rasalah yang mengendalikan raga nduk. Ketika sedihmu menyapa, maka hilanglah daya, dan melemahlah indera.
Tapi, seperti kemarin nduk. Ketika kau membuka dirimu pada nyata, semua akan berangsur mereda.
Dan nanti, raga dan inderamu akan kembali tertawa lagi, bersama bahagia yang pelan-pelan menjelma.
Cerita dari kotak biru, saat gendhuk tak bisa mendengar tangismu..
November16
Layar 3 inch, beberapa baris kalimat, ditemani duka.
Engkau Maha adil Gusti, ajari aku melihatsemesta luar biasa ini dengan cara yang berbeda.
Agar sakit itu mereda, sedikit saja..
Cerita dari hamparan bunga, ketika separuh jiwa yang luka tak juga menemukan obatnya.
Posted with overflowed passion from Rien’s WordPress for Android
December10
Kehidupan memang penuh keajaiban. Apa yang ada di genggaman kita saat ini bisa saja hilang hanya dalam hitungan detik dan juga sebaliknya, dalam tempo yang sama apa yang bahkan tak pernah terpikir untuk bisa kita miliki tiba-tiba sudah di tangan. Betapa berartinya detik demi detik itu, tapi nyatanya kita [terutama aku pribadi] jauh lebih sering mengabaikannya. Detik, menit, jam, hari, bulan, bahkan tahun-tahun di belakang banyak yang berlalu begitu saja tanpa greget apa-apa.
Read the rest of this entry »