Rienayesha's Raindrops & Hi Heels

Fungsi vs. Cinta

October26

Syal spesial dari Paberik Badjoe, Bandung.

Dibeli sekitar dua tahun yang lalu. Masih setia menemani kemanapun saya pergi meskipun sebenarnya tak sering digunakan sebagaimana fungsi dasarnya. Saya membelinya memang bukan karena fungsinya, tapi karena motif dan warnanya yang sangat saya sukai sejak pertama kali melihatnya di belakang mas-mas ganteng yang kebetulan jadi kassa dalam kunjungan saya kali itu. Masalah fungsi, saya anggap sebagai bonus. Terkadang Ia memang sangat membantu ketika dingin AC dari ruang-ruang dimana forum-forum yang saya ikuti diadakan, mulai merangsek, memaksa masuk menembus kulit dan mendekati tulang-tulang saya, seperti malam ini. Tapi tetap saja, yang membuat nyaman bukan hanya hangat yang ditawarkan, tapi juga tampilannya yang menawan -menurut saya-.

Ketika ada barang serupa ditawarkan kepada saya sekarang, saya akan berkata “Hangat tapi tidak sekeren yang ini, buat apa?”. Namanya juga masih cinta. Kalau besok? entahlah =)

Cerita dari ruang privat yang terpaksa harus dibagi berempat, Batavia

posted under Daily life | No Comments »

Merah dan Hitam

October23

image

Salah satu perpaduan warna favorit saya, terutama untuk gadget dan rekan-rekannya.  Kesan misterius sekaligus lantang menurut saya menciptakan karakter yang kuat, termasuk di tas yang saya ambil gambarnya. Itu menurut saya lho ya.

Cerita dari kap mobil, ketika yang ditunggu tak kunjung tiba.

Posted with overflowed passion from Rien’s WordPress for Android

posted under Daily life | 1 Comment »

Konstruksi

October22

image

Beton, kayu, puing, dan kegelapan.

Konstruksi setengah jadi, ditambah remang cahaya langit pukul setengah enam pagi, dan pejalan kaki tanpa tujuan menghasilkan gambar ini. Abstrak, gelap dan tampak tidak bersahabat, tapi sama sekali tidak menakutkan. Ah, coba lokasinya bukan di tengah kota, di pojok sebuah kampung misalnya, Mungkin si pejalan kaki tak tergerak mengambil gambarnya, mendekatpun tak akan mau, seram.

Cerita dari suatu pagi di tengah sebuah kota di priangan timur.

posted under Daily life | No Comments »

Gula-Gula

October21

image

Gula-gula aneka warna

Diletakkan tepat di tengah meja bundar, sepertinya ditujukan untuk obat bosan dan obat kantuk bagi mereka yang tak tergerak oleh orasi si  pembawa materi nun di depan sana. Pengalaman pribadi saya mengajarkan bahwa gula-gula semacam ini kadang tak banyak membantu ketika si pembawa materi memang payah dalam menghidupkan suasana. Jadi, nanti kalau saya yang ditunjuk untuk menjadi pemateri, membawa gula-gula khusus dengan rasa ‘nendang’ adalah ide bagus. Untuk berjaga-jaga. Hehe

Cerita dari Taphodana

posted under Daily life | No Comments »
« Older EntriesNewer Entries »