Rienayesha's Raindrops & Hi Heels

Sepiring Nasi Mentega

January19

Aia tergugu di depan layar komputer-nya, menangis karena luapan amarah tak terkira yang sudah  dibendungnya selama 12 jam terakhir. Sudah berkali2 Ia mencoba menemukan kejanggalan, keanehan,dan kekurangan di deretan kode2 itu tapi tetap saja Ia tak berhasil mencari tahu apa yang salah. Matanya perih karena terus terpaku pada layar resolusi besar di hadapannya, sementara pergelangan tangannya nyeri karena terlalu banyak mengoperasikan tetikus cantik miliknya. Untuk beberapa saat tubuhnya bergetar hebat, tangannya terangkat dengan cepat dan..

Read the rest of this entry »

posted under Cerpen | 14 Comments »

Dan saatnya telah tiba,sayang… [part IV-selesai]

November18

Ku injak gas perlahan, aku coba menikmati perjalanan pulangku sore ini. Aku beruntung karena jalur pulang dan pergi ngantor melawan arus kemacetan bandung. Sebenarnya aku khawatir, sungguh aku masih bimbang dengan pilihan untuk mengirimkan kado ini atau menyimpannya.

Read the rest of this entry »

posted under Cerpen | 8 Comments »

Dan saatnya telah tiba,sayang… [part III]

November16

“hoiii…”

lagi2 dana membuatku terkaget2, entah darimana datangnya tahu2 dia sudah berada disebelahkau lagi.

“kok ngelamun terus sih non, ampun deh.. lihat ney, aku aja dah bawa 2 kantong, ehh.. kamu masih asyik aja ngelus2 sweater itu”

“sorry.. bingung milihnya ney”

“itu yang lagi kamu elus2 bagus kok, coklatnya lucu.. buat pak dokter ya???”

aku hanya tersenyum, getir.. seandainya saja dana tahu…

Read the rest of this entry »

posted under Cerpen | 6 Comments »

Dan saatnya telah tiba,sayang… [part II]

November14

"Bu aya, bu… ibu… “

Aku tergagap ketika sadar ternyata satpam kantor berdiri hanya beberapa langkah di depanku.

“ehh, iya pak..”

“maaf, teman ibu sudah menunggu sejak beberapa menit yang lalu”

“ohh.. iya, makasih ya Pak”

Read the rest of this entry »

posted under Cerpen | No Comments »
« Older EntriesNewer Entries »