August Rush
Kemarin malam.. aku menghabiskan waktu bersama August Rush, drama musikal yang dibintangi oleh oleh Freddie Highmore (Evan taylor-August Rush) Keri Russell (Lyla Novacek) dan Jonathan Rhys Meyers (Louis Connelly). Film tentang perjalanan evan -dengan bakatnya yang luar biasa dalam musik dan composing- untuk menemukan kedua orang tuanya yang bahkan tidak tahu bahwa ia ada.
Adegan2 indah dengan musik bagus yang beberapa diantaranya dibawakan sendiri oleh Rhys Meyers sendiri plus aransemen orkestra yang berkelas dan menakjubkan benar2 membuat kesan film ini ELEGAN. Tentu saja bisa diduga bahwa seremoni ini ditutup dengan adegan termehek-mehek, bukan di film-nya sey.. tapi di sisi penontonnya alias di aku tentu.
Perjalananku menemukan film ini sendiri berawal dari sebuah perjalanan di seputar buah batu, ketika itu suara john legend mengalun membawakan SOMEDAY.. lagu indahnya tetap terngiang2 sampai minggu lalu ketika aku begitu ingin menemukannya. Setelah googling akhirnya aku menemukan video ini..
dan dari sinilah aku mendengar dan melihat sekilas tentang august rush. Keberuntungan memang tak kemana karena ada sahabat yang bertukar informasi sejak awal dan mencarikan film ini, memastikan acara nontonku benar2 terlaksana [tengkiu mas...]
Dari segi cerita secara keseluruhan di film ini mungkin ada beberapa hole yang terlewat… tapi menurutku film ini indah, sangat indah. Dan setidaknya ada beberapa pelajaran berharga yang bisa aku ambil, penggalan kata2 august rush misalnya…
Listen. Can you hear it. The music. I can hear everywhere. In the wind. In the air. In the light. It’s all around us. All you have to do is open your self up. All you have to do is listen”
kalimat ini mengingatkanku bahwa dalam kehidupan ada banyak hal yang tak terlihat yang sering telewatkan begitu saja, ada banyak pelajaran, hikmah.. yang tak pernah aku raih karena aku tak mau mendengarkan. Yang diperlukan olehku dan semua orang hanyalah kemauan karena semua hal sebenarnya sudah tersedia di sekeliling kita.
Dan… hmmm…. bukankah aku baru saja membuktikannya, sebuah film pengisi senggang-pun bisa jadi MELODY yang indah untuk direnungkan…

Rien suka film2 drama musikal ya… Aku dah coba nonton2 film kaya gitu koq tetep gak betah napa ya?
Tergantung selera kok mas, nda bisa dipaksakan.. hehehe Rien sey film apa aja suka kecuali horor terutama yang berdarah2, duhh.. enggak deh makasih.
Keren duel gitarnya… anak vs bapak… jam session @ park…
Yuppp.. setuju, what a wonderful moment na??! there was nothing.. just chemistry talks and lead their soul to share the joys.
yang paling ngenes tuh pas liat si cewek hamil tua nunggu si cowok di taman kota sambil kehujanan..hiks..
hehe klo menurut rien hampir semua scene-nya bikin termehek-mehek kok mas…
Hai Rien.. Sebenarnya ini bukan kali pertama aku ke sini. Sebelumnya udah pernah, waktu Rien nulis di plurk tentagn jatuh cinta, yang ternyata maksudnya jatuh cinta ama lukisan

Nice blog.. Aku suka themenya, manis banget. Dan aku suka cara Rien menulis. Kapan itu cerpen2nya mau dibukukan?
Aku nulis komen ini karena tulisan review August Rush. Film yg udah aku denger dari tahun lalu, tapi baru sempet nonton tadi malem di Metro TV. Iya, emang keren banget.
Jadi, kapan kita kopdar lagi?
Anis.. kopdar lagi ya rofl, keknya doyan banget ney sama acara kopdar dan kawan2nya. Tengkiu, seneng klo memang ada yang bisa mnikmati blog rien. Masalah mbukuin cerpen masih jauh buangettt, blom terpikir. Soale blom konsisten nulisnya, dah githu kadang masih ngerasa belum memuaskan saja… amatir lah pokoe, hehehe
August Rush, termehek2 juga ya akhirnya… [jump Anis's to plurk] rofl
salam kenal,
I also watch August Rush and I love it. unforgetable story and very touchy. saya setuju dengan hikmah film ini, kadang kita tidak melihat bukan karena tidak kelihatan tapi karena kita tidak mengganggapnya penting dan mengabaikan kata hati kita.
hear u’r voice inside u, and it will lead you to your destination.
dari ainy
kunjungi: http://www.nursarifahainy.co.cc