Memaknai blogging..
Sebenarnya agak kagok milih judul yang tepat, tapi biarlah… tak apa, toh tidak ada pagu tentang pemilihan judul di blog.
Hari ini, aku disindir lagi tentang blog yang “nda pernah di update” setelah sebelumnya entah beberapa kali si tetangga mengulang kalimat yang sama setiap kali bertemu. Intinya, seperti comment yang tertulis di postingan terakhirku.. kesungguhanku blogging dipertanyakan. Memang pada kenyataannya ini bukan sesuatu yang serius apalagi untuk diperdebatkan, tapi lama tergoda juga untuk curhat tentang kebenaran dari sisiku. Belum lagi kebetulan sekali ada yang bertanya tentang kemungkinan hosting sendiri dan juga obrolan tentang komitmen dengan simas tadi siang [meskipun topiknya jauh dari blogging].
Ditanya tentang kesungguhan, tentu jawabanku “aku sunguh2″. Tapi tentang bentuk kesungguhanku, komitmenku dalam hal blogging ini.. apakah memang harus digenerate dengan standar yang sama dengan cara blogger lain memaknai kata2 “sungguh2″?? rajin posting misalnya, atau menarik traffic yang sepadat mungkin?? atau tentang seberapa banyak rupiah dan dolar yang bisa dikumpulkan dari situ?? atau tentang pengakuan komunitas?? entahlah, selama ini toh aku selalu menjadi penonton saja dan tentunya.. terserah individu masing2 bagaimana mengambil standar yang pass untuk dipakai dalam hal ini. Tapi bagiku, blog sama seperti pilihan akan cinta. Ini bukan tentang uang, bukan tentang pengakuan, bukan tentang apa2 kecuali media pembangun diriku untuk menjadi yang seutuhnya, jalan untuk membantuku menemukan arah tujuan akhirku nanti.
Bukan… bukan berarti semua hal diatas tidak penting untukku, tapi dimataku ini adalah tentang bonus. Tentang sebuah kepercayaan bahwa apapun yang diniatkan dengan niat baik akan membawakan kebaikan juga.
Aku rasa blogger lain tak akan menyangkal kalau aku katakan bahwa “blog adalah bentuk apresiasi untuk blogger itu sendiri, sebuah ruang untuk menjadi apa yang mereka mau”. Tentang apakah tujuannya menjadi seorang penyair, pemberi informasi, konsultan, pencari uang, da’i, moderator atau apapun itu.. tentu saja akan kembali ke diri blogger masing2. Apresiasi yang selalu berangkat dari cinta -baik kecintaan terhadap diri sendiri, profesi, gaya hidup, bidang, de el el- sebenarnya seragam. Kenyataan bahwa niat dan cara yang berlainan yang dipilih masing2 individu hanyalah bentuk pilihan yang berbeda, itu saja…
Dari sudut pandangku sendiri, blog adalah analogi kehidupan . Tempat untuk menjalani apapun untuk menjadi apapun, hanya perlu “memilih”. Jadi… akan kubiarkan blog-ku mengalir tanpa keterpaksaan, tanpa tekanan, tanpa intervensi. Karena aku percaya bahwa kehidupan, cinta, akan mengalir dengan sendirinya…
Bravo blogging, bravo kehidupan, bravo cinta!!!
Mengalir dengan sendirinya….
Kalau sudut pandang saya sendiri, blog adalah mempat mencurahkan pikiran dan ide-ide menjadi sebuah bentuk postingan…
Paling males update blog, apalagi so sibuk he he
hahaha… akhirnya diupdate juga…. maapkan daku bukan maksud hati menyindirmu… maap ya mbak. ngeblog bukan yang utama, aku juga kalo mau aja kok ngupdate….. tetap utamakan yang kita cintai … Bravo Love juga
Mas supono, memang ini masalah prioritas mas. Serasa hidup di dua dunia saja..
Mamet, nda papa kok..
setujuh
walo diriku soewoeng tapi sehati sama dirimu…. kepp bloging
biar orang mau bilang apa nulis blog ya tetep jalan terusssss
rienayesha, ngeblog lah sesuai dengan hati nurani.:) Jangan perdulikan apapun. Esensi blog dalam konteks web 2.0 adalah membangun relasi dan berkomunikasi. Yang penting enjoy.
Happy Blogging.
BismiLLah…
Bener banget mbak, setuju dengan kata-katamu :
Kalo memang lagi ga ada mood buat bikin log, buat apa dipaksakan… toh nanti hasilnya ga akan semaksimal kalau sedang mood nulis itu datang.
Kalo Motivasi ãñÐrî untuk blogging bisa dibaca di tulisan butut ini
hehee….
Nice post, keep share & CU Arround
Wassalam
setuju mbak, bahwasanya blog itu adalah analogi kehidupan.
ni baru tulisan yg membela blog ga jelas macam blog saia
*themenya keren
Waduh..waduh..saya sendiri belum bisa memaknai blogging itu seperti apa? *may be kebebasan berkreasi yah*
sampai saat ini yang saya tahu, esensi dari blogging adalah bagaimana menyampaikannya informasi itu kepada pembaca blog, iya kan yah?